Drs. H. Advis, M.H. ; Strategi Penguatan Moderasi Beragama

PANGKALPINANG,BABELFAKTA — Indonesia adalah negara yang bermasyarakat religius dan majemuk. Meskipun bukan negara agama, masyarakat lekat dengan kehidupan beragama dan kemerdekaan beragama dijamin oleh konstitusi. Menjaga keseimbangan antara hak beragama dan komitmen kebangsaan menjadi tantangan bagi setiap warga negara.

Moderasi beragama merupakan perekat antara semangat beragama dan komitmen berbangsa. Di Indonesia, beragama pada hakikatnya adalah ber-Indonesia dan ber-Indonesia itu pada hakikatnya adalah beragama.

Demikian dipaparkan Drs. H. Advis, M.H., Fasilitator Nasional Moderasi Beragama saat memberikan materi dalam kegiatan Sosialisasi Moderasi Beragama yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pangkalpinang di Auditorium PLHUT Pangkalpinang, Jumat (26/4/2024).

“Moderasi Beragama menjadi sarana mewujudkan kemaslahatan kehidupan beragama dan berbangsa yang harmonis, damai dan toleran sehingga Indonesia maju,” jelasnya.

Dihadapan 55 orang peserta yang berasal dari perwakilan organisasi keagamaan lintas agama se- Kota Pangkalpinang tersebut Advis juga menjelaskan bahwa strategi memperkuat implementasi Moderasi Beragama dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain; penguatan cara pandang, sikap, dan praktik beragama jalan tengah, penguatan harmonisasi dan kerukunan umat beragama, penyelarasan relasi agama dengan budaya, peningkatan kualitas pelayanan kehidupan beragama, serta pengembangan ekonomi dan sumber daya keagamaan.

“Pemerintah memperkuat moderasi beragama sebagai modal sosial pembangunan dalam mewujudkan cita-cita bangsa sesuai amanat konstitusi. Meskipun terdapat institusi negara yang menjadi leading sector, pengejawantahan moderasi beragama adalah tugas semua pemangku kepentingan. Oleh karena itu, kami mengajak agar seluruh elemen organisasi keagamaan yang hadir dalam kegiatan ini dapat bersama-sama ikut serta dalam upaya ini,” ajaknya. (GV04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *